Perubahan yang Terjadi di Awal Trimester Kehamilan

Awal Trimester Kehamilan

Kehamilan di awal trimester memang terasa merepotkan karena Anda harus beradaptasi dengan kehadiran janin di dalam tubuh. Meskipun masih belum terlihat secara signifikan, ada beberapa perubahan yang membuat ibu hamil kerap tidak nyaman. Perubahan hormon akan terjadi dan sistem kekebalan tubuh mulai melemah supaya tubuh bisa beradaptasi dengan pertumbuhan janin dengan baik. Pada saat ini, mencukupi asupan nutrisi seperti meminum susu Prenagen secara teratur sangatlah baik. Selain itu, pastikan Anda sudah memahami hal mendasar dalam kehamilan trimester pertama. Berikut ini adalah ulasan singkatnya. 

Perubahan Tubuh 

Di awal kehamilan, gejala umum yang bisa Anda tandai adalah terlambat datang bulan. Seiring berjalannya waktu, perubahan tubuh akan mulai terjadi misalnya:
  • Payudara terlihat membengkak - Perubahan hormon akan membuat payudara lebih besar, bengkak, sensitif dan terasa sakit. Anda mulai merasakan perasaan tidak nyaman di area ini. Tapi jangan khawatir, gejala ini hanya bertahan selama beberapa minggu sampai tubuh bisa beradaptasi.
  • Mual, muntah atau tidak muntah - Kondisi ini dikenal dengan morning sickness yang bisa menyerang pagi atau malam. Biasanya wanita mengalami kondisi ini di awal masa kehamilan. Untuk menghindari perasaan tidak nyaman di waktu ini, hindari perut kosong. Anda tidak disarankan makan makanan yang memiliki banyak lemak dan beraroma tajam karena bisa membuat mual semakin parah. Selain itu, minumlah teh jahe untuk meringankan morning sickness.
  • Sering buang air kecil - Pada awal trimester, Anda akan lebih banyak buang air kecil dari biasanya. Ini dikarenakan produksi darah meningkat sehingga ginjal memproduksi lebih banyak cairan dan dialirkan ke kandung kemih.
  • Kelelahan - Karena turunnya kadar hormon progesterone, Anda akan lebih mudah lelah dan cepat mengantuk. Karena itu, beristirahatlah sesering mungkin dan terapkan diet yang sehat serta rajin berolahraga ringan untuk meningkatkan energi.
  • Ngidam - Kondisi ini sebenarnya lebih dikarenakan kondisi Anda yang lebih sensitif terhadap berbagai jenis makanan sehingga kerap menginginkan jenis makanan tertentu. Hal ini bisa dikarenakan perubahan hormon yang berubah drastis.
  • Heartburn - Hormon kehamilan akan mengakibatkan asam lambung naik sehingga mengakibatkan perasaan tidak nyaman seperti terserang asam lambung dan maag. Untuk menghindari hal ini, hindari makanan asam seperti gorengan, buah yang memiliki rasa asam, coklat dsb. Sering-seringlah makan dengan porsi kecil untuk mengatasi kondisi ini.
  • Konstipasi - Konstipasi menjadi hal paling lumrah dikarenakan perubahan hormon progesterone. Akhirnya sistem pencernaan akan terganggu dan mengakibatkan konstipasi. Untuk mengatasi hal ini, mulailah makan banyak buah, minum air yang cukup dan olahraga teratur. 

Perubahan Emosi

Jika di awal masa kehamilan Anda sering merasa uring-uringan atau moody, ini kebanyakan disebabkan oleh perubahan hormon. Anda akan kerap merasa takut, kelelahan, gembira yang kebanyakan campur aduk jadi satu. Kondisi ini terjadi karena Anda memasuki masa parenthood dimana Anda merasa mendapat banyak sekali tekanan karena kehadiran janin. Terlebih saat Anda bekerja dan dituntut untuk memperhatikan keluarga. Untuk itu, kelolalah stres Anda dengan baik dan jangan sungkan menceritakan keluh kesah Anda kepada pasangan serta orang terdekat agar bisa menemukan solusi.

Awal trimester memang sangat merepotkan bagi pasangan yang merencanakan kehamilan. Pastikan Anda rajin berkonsultasi dengan dokter kandungan atau bidan agar bisa mendapat arahan serta mempelajari sejumlah resiko yang mungkin terjadi jika Anda memiliki gangguan kesehatan.
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar