Inilah Trik Jitu Mendapatkan Pinjaman Online Tanpa Jaminan


Siapa bilang mengajukan pinjaman online tanpa jaminan itu sulit? Faktanya sekarang sudah banyak kok fintech yang memberlakukan pinjaman tanpa jaminan. Pinjaman dengan sistem seperti ini memang sedang digemari karena proses pencairan dana yang cepat. Selain itu, pinjaman ini sangat memudahkan kita karena hanya diminta mempersiapkan beberapa dokumen.

Trik Jitu Mendapatkan Pinjaman Online

Apakah Anda pernah ditolak saat mengajukan pinjaman online tanpa jaminan? Kalau iya, Anda bukan orang pertama kok yang mengalami kejadian seperti demikian. Banyak juga orang yang mengajukan tapi mengalami penolakan. Hal tersebut bisa terjadi karena tidak semua pihak bank menyetujui. Alasannnya bisa berbeda-beda, bisa jadi dokumen Anda tidak lengkap saat proses pengajuan.

Pinjaman online tanpa jaminan memang memudahkan semua pengguna. Kemudahan yang didapat misalnya bisa mengajukan pinjaman dimana pun dan kapan pun tanpa mendatangi kantor resmi. Selain itu, persyaratan seperti kelengkapan dokumen yang diberikan pihak penyedia cukup mudah. Jadi, bagi Anda yang membutuhkan dana cepat bisa langsung mengajukannya via online.

Sayangnya, kemudahan yang diberikan di atas terkadang tidak bisa dinikmati semua orang. Karena tidak jarang bagi mereka yang sudah mengajukan pinjaman justru mengalami penolakan. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, terlalu banyak alasan dari pihak bank atas penolakan itu. Kalau keadaannya demikian, Anda yang lagi kepepet butuh dana harus menggunakan trik jitu dibawah ini agar pinjaman online tanpa jaminan tersebut segara disetujui.

1. Mengisi Data Diri dengan Teliti

Hal pertama yang harus Anda lakukan untuk mengajukan pinjaman ialah mengisi data diri. Berbagai informasi mengenai nama, umur, alamat, dan lain-lain menjadi hal penting yang dibutuhkan pihak bank. Namun, ada kalanya saat Anda mengisi formulir ini dalam keadaan terburu-buru karena butuh dana cepat, akibatnya terjadi kekeliruan. Baik itu keliru dalam mengisi data atau kekurangan satu huruf saat mengetikan nama. 

Kesalahan atau kekeliruan yang terjadi dalam mengisi data diri akan dinyatakan tidak valid saat Anda mengunggah KTP. Hal ini bisa berakibat fatal karena Anda akan dianggap berbohong dan menipu meskipun kesalahan tersebut terlihat sepele. Maka, untuk menghindari terjadinya kesalahan seperti itu, lebih baik Anda lakukan pengecekan ulang dengan teliti hingga tidak ada lagi kekeliruan.

2. Lengkapi Dokumen

Selain informasi mengenai data diri, Anda juga akan diminta beberapa dokumen sebagai persyaratan. Diantara dokumen yang harus Anda persiapkan yaitu KTP, NPWP, slip gaji, rekening koran, dan lain sebagainya. Karena pinjaman ini sifatnya online maka Anda harus menyiapkan dokumen-dokumen itu dalam bentuk foto atau pdf. Anda bisa melakukannya dengan memfoto dokumen tersebut menggunakan ponsel atau di-scan.

Hal yang harus Anda perhatikan saat mengubah dokumen ke dalam bentuk foto atau pdf yaitu kejelasan gambar. Tidak jarang pengajuan pinjaman online ditolak karena kualitas gambar yang dikirimkan buram dan tidak bisa dibaca. Jadi, Anda harus benar-benar memastikan kalau dokumen tersebut bisa dibaca oleh pihak penyedia pinjaman.

3. Berikan Nomor Telepon yang Bisa Dihubungi

Terdapat beberapa orang yang memalsukan nomor telepon untuk melakukan pinjaman. Hal tersebut dilakukan karena rasa takut peminjam dikejar-kejar pihak bank saat belum bisa membayar angsuran. Karena kejadian tersebut, pihak penyedia pinjaman kini lebih teliti. 

Mereka akan melakukan konfirmasi kepada peminjam dengan mengubunginya melalui telepon. Selain memastikan nomor teleponnya aktif, pihak penyedia akan memberikan informasi terkait dokumen yang harus dipersiapkan. Jadi, untuk Anda yang akan melakukan pinjaman, sebaiknya bersikap jujur dengan tidak memberikan nomor palsu kepada pihak penyedia pinjaman.

4. Baca dan Pahami Ketentuan yang Berlaku

Apakah Anda termasuk orang yang tidak suka membaca ketentuan yang diberlakukan pihak penyedia pinjaman? Kalau iya, sebaiknya dari sekarang Anda harus mulai memahami dan membacanya dengan teliti. Karena seluruh informasi penting seperti sistem pembayaran, denda keterlambatan, biaya penalti jika cicilan lunas sebelum waktunya, dan lain sebagainya berada pada ketentuan tersebut.

Ketentuan-ketentuan yang diberlakukan pihak penyedia ini memang sangat panjang, sehingga bagi mereka yang kurang suka membaca akan melewatinya. Hal tersebut jangan sampai dilakukan lagi, agar Anda tidak menyesal dikemudian hari. 

Maksudnya kalau Anda membacanya dengan teliti, ketika ada informasi penting yang belum Anda pahami bisa langsung ditanyakan sebelum dana cair. Jadi, Anda akan mengetahui baik dan buruknya mengajukan pinjaman online di fintech yang Anda pilih.

Demikianlah trik jitu supaya mengajukan pinjaman online tanpa jaminan Anda bisa disetujui pihak bank. Trik-trik di atas memang terlihat sepele namun dampaknya besar kalau Anda tidak melakukannya. Tapi, ingat pinjaman berbasis online ini rentan terhadap tindakan kejahatan seperti penipuan online. Maka dari itu, Anda harus memilih penyedia pinjaman berbasis online yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

OJK ini bertugas mengawasi kegiatan perbankan dan keuangan yang ada diseluruh Indonesia. Salah satu penyedia pinjaman online yang terdaftar di OJK adalah cekaja.com. Anda bisa bernafas lega kalau melakukan pinjaman online tanpa jaminan di https://www.cekaja.com/kredit/pinjaman-online/ karena diawasi oleh OJK yang tentunya jauh dari kegiatan penipuan online.
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar