Catatan Pengetahuan & Informasi Terbaru

Senin, 23 November 2020

Senin, November 23, 2020 | ,    Berkomentar
Bisnis Ringan Tanpa Beban

Waralaba adalah suatu hak untuk menjual suatu produk maupun jasa atau layanan. Jika dilihat dari segi hukum, waralaba adalah perikatan yang salah satu pihaknya diberikan hak untuk memanfaatkan dan atau menggunakan hak dari kekayaan intelektual pihak lain. Sederhananya, waralaba adalah pemberian hak kepada individu atau perusahaan untuk menjalankan sebuah usaha dengan menggunakan merek, nama, sistem, prosedur, bahkan cara-cara yang telah ditetapkan sebelumnya pada jangka waktu tertentu dan area tertentu berdasarkan kesepakatan.

Bisnis waralaba

Waralaba sudah dikenal di Indonesia sejak lama. Bisnis waralaba di Indonesia seringkali diambil sebagai jalan pintas bagi seseorang yang ingin cepat-cepat menjadi pengusaha tanpa memiliki pengetahuan yang cukup. Untuk itu, dia lebih memilih untuk membeli suatu produk jadi orang lain beserta mereknya kemudian memasarkannya. Sedangkan di luar negeri, waralaba lebih disukai karena sistemnya lebih jelas dengan merek yang sudah pasti diterima oleh masyarakat serta lebih bergengsi.

Biaya Waralaba

Ongkos awal waralaba adalah berkisar antara 10 juta hingga 1 miliar. Biaya ini digunakan untuk membuat tempat usaha dengan memenuhi persyaratan dari pemilik produk, dan ongkos penggunaan HAKI. Setiap bulannya, pemegang waralaba memberikan ongkos royalti kepada pemilik merek. Royalti ini berkisar antara 5 – 15 % dari penghasilan kotornya. Standarnya, ongkos royalti ini adalah 10%.

Tips melakukan waralaba

1. Hindari memilih merek dagang yang tidak jelas apalagi tidak terkenal

Anda harus menghindari memilih bisnis waralaba dari merek dagang yang tidak jelas. Namun, memilih merek dagang yang sudah terlalu terkenal juga bukan merupakan ide yang bagus. Hal ini karena biasanya outlet yang dimiliki sudah terlalu banyak sehingga mempersempit persaingan. Selain itu, merek dagang yang sudah terlalu terkenal biasanya mematok harga waralaba yang terlalu tinggi.

2. Menggunakan merek dagang dalam negeri

Di dalam negeri telah memiliki berbagai merek dagang yang terkenal dan menjanjikan. Anda tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam hanya demi mendapatkan merek dagang luar negeri. Belum lagi apabila merek tersebut belum memiliki nama dan popularitas di Indonesia. Hal ini akan menyulitkan bisnis yang anda buka.

Waralaba adalah bisnis instans yang tidak perlu terlalu banyak usaha. Seluruh konsepnya telah tersedia dan anda hanya perlu menyesuaikan standar yang ada. Anda cukup memilih produk yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan pasar, sehingga bisnis anda akan berjalan dengan lancar. Jangan lupa juga mencatatkan arus keuangan anda dengan menggunakan aplikasi BukuKas. Aplikasi ini merupakan aplikasi yang paling bisa memahami akuntansi ukm dari para pebisnis tingkat pemula maupun profesional, karena berbagai fitur canggih yang disediakan untuk mengatur keperluan finansial bisnis atau perusahaan dengan sangat baik.

0 komentar:

Posting Komentar