Catatan Pengetahuan & Informasi Terbaru

Rabu, 03 November 2021

Rabu, November 03, 2021 | ,    Berkomentar

Mengapa harus menggunakan iterative process dalam bisnis start up? Banyak strategi pengembangan usaha yang bisa diterapkan oleh para pebisnis. Khususnya untuk jenis bisnis start up yang bisa memanfaatkan beragam jenis kecanggihan teknologi. Dalam dunia bisnis start up ini, pengembangan dengan metode iterative process sangat disarankan. 

Alasan Penggunaan

Iterative process itu sendiri merupakan sebuah teknik pengembangan start up untuk meningkatkan kualitas produknya. Metode ini dilakukan dengan sebuah riset dan pengembangan tim agar produk, layanan, dan proses bisnis bisa berjalan lebih optimal. Berikut ini adalah beberapa alasan tersebut:

1. Bersifat Fleksibel

Iterative process merupakan metode pengembangan bisnis yang bersifat fleksibel. Lewat metode ini akan jauh lebih mudah bagi pelaku bisnis untuk melakukan revisi dan menyempurnakan jenis produk secara fleksibel tanpa aturan yang kaku. Itulah mengapa metode ini sangat cocok untuk tipe bisnis start up.

Seperti diketahui bahwa start up merupakan tipe bisnis yang masih perlu pengembangan lebih jauh lagi. Bisnis yang satu ini berada dalam fase berkembang dan membutuhkan metode iterative process yang fleksibel. Metode ini bisa mendukung proses evaluasi dan adaptasi sesuai dengan perkembangan zaman. 

2. Manajemen Risiko Lebih Mudah

Alasan lain penggunaan iterative process adalah karena melalui metode ini manajemen risiko jadi lebih mudah untuk dilakukan. Metode ini bisa mempermudah tim untuk mengenali beragam masalah yang mungkin terjadi sekaligus solusi yang bisa diambil. Dengan begitu pada proses iterasi selanjutnya tim juga bisa melakukan antisipasi agar risiko masalah bisa dicegah.

Hal ini akan membuat proses pengembangan produk dalam dunia bisnis start up bisa jadi lebih efektif. Risiko besar yang mungkin terjadi di bagian akhir pengembangan produk dapat diantisipasi dengan sangat baik. Hasilnya, pihak perusahaan bisa melakukan identifikasi masalah serta menyelesaikannya lebih awal. 

3. Lebih Efektif dan Efisien

Alasan lain mengapa harus menggunakan iterative process adalah karena sifatnya yang sangat efektif dan efisien. Prinsipnya, setiap proses iterasi akan berjalan berdasarkan proses sebelumnya. Proses ini bisa dimulai sejak pengembangan prototype dasar hingga tahap akhir pengembangan produk.

Karena bisa dijalankan dari fase ke fase maka proses ini akan membuat tim lebih mudah memahami apa saja yang perlu dilakukan di setiap fase berikutnya. Inilah yang membuat iterative process bisa lebih efektif dan efisien ketika diterapkan dalam proses pengembangan produk. Di setiap siklusnya akan ada representasi peningkatan signifikan yang dapat mengoptimalkan produk tersebut.

4. Lebih Mudah Diakses

Iterative process banyak diterapkan dalam pengembangan produk karena lebih mudah untuk diakses. Metode yang satu ini akan mendorong proses kolaborasi dan komunikasi tim dalam misi pengembangan produk. Tim riset juga biasanya akan merasa lebih mudah memakai iterative process dalam membantu untuk memahami isu dan mengoptimalkan fitur produk.

5. Bersifat Buildable

Metode iterative process ini akan membuka kemungkinan bagi perusahaan dalam meningkatkan kualitas produk mereka secara konsisten. Pada setiap siklus yang berjalan, tim mendapatkan kesempatan untuk melakukan evaluasi mana bagian yang dapat diperbaiki. Setiap proses baru bisa berjalan lebih baik dari sebelumnya sehingga pembangunan kualitas produk pun bisa begitu optimal. 

Itulah tadi beberapa alasan mengapa harus menggunakan iterative process. Tentunya metode yang satu ini memang dikenal sangat baik dalam proses pengembangan produk khususnya untuk jenis bisnis start up. Melalui metode ini, tim dapat mengoptimalkan segala daya dan upaya sehingga proses pengembangan bisnis berjalan lancar sesuai harapan.

0 comments:

Posting Komentar