Di zaman serba digital seperti saat ini, terdapat banyak orang yang memanfaatkannya untuk memulai berbisnis. Istilah tersebut seringkali disebut dengan sebutan start up yang dimana sebuah usaha baru saja berjalan dengan menerapkan inovasi teknologi di dalamnya. Karena memanfaatkan teknologi digital, usability testing perlu dilakukan. Yuk Simak apa Itu Usability Testing Beserta Peranannya Disini!

Sekilas Mengenai Usability Testing 

Ketika berbisnis, melakukan perkembangan produk telah menjadi suatu hal yang penting. Usability testing merupakan salah satu cara untuk mengembangkan produk, khususnya pada sebuah startup digital. Usability testing merupakan sebuah tahapan untuk pengujian software yang dilakukan oleh seorang developer dengan melibatkan user secara langsung menggunakan aplikasi tersebut. 

Pengujian aplikasi digital ini perlu dilakukan guna untuk menemukan permasalahan, kegunaan, mengumpulkan data kuantitatif dan kualitatif, hingga menentukan kepuasan pengguna dari produk tersebut. Pada saat melakukan pengujian yang satu ini,  sejumlah aturan tertentu harus diperhatikan, sehingga hasil yang didapatkan bisa benar benar valid. 

Beberapa Tahapan Untuk Melakukan Usability Testing

1. Merencanakan Sesi Secara Detail 

Setelah membahas sekilas tentang definisinya, sebagian dari anda pasti masih ada yang belum memiliki gambaran mengenai apa itu usability testing? Maka dari itu, disini akan dijelaskan lebih dalam mengenai tahapan tahapannya. Tahapan pertama yang perlu diperhatikan saat melakukan usability testing adalah merencanakan sesi secara detail. 

Tahapan yang satu ini merupakan bagian terpenting dari keseluruhan tahapan. Pasalnya, dengan adanya perencanaan sesi ini akan membuat sebuah keputusan pada tahapan selanjutnya dapat berjalan dengan lancar. Selain itu, tahapan plan the session ini juga dapat menentukan cara penguji saat menjalankan proses pengujian hingga dapat mempengaruhi hasil yang diperoleh. 

Pada tahapan yang satu ini, penguji harus merencanakan dan menentukan sebuah masalah yang akan diujikan pada produk. Selain itu, penguji juga harus menentukan jenis user persona secara detail dan mendalam. Kemudian, sejumlah pertanyaan yang ingin anda tanyakan juga perlu disiapkan sebelum melakukan tahapan selanjutnya. 

2. Recruiting Participants

Bagi anda yang masih bertanya tanya tentang apa itu usability testing, terdapat tahapan selanjutnya yang perlu diperhatikan yakni recruiting participants. Proses dari tahapan satu ini yaitu menentukan siapa target yang akan menggunakan software maupun aplikasi yang akan dibuat. Salah satu cara untuk dapat menemukan partisipan yakni dengan menggunakan media sosial maupun agensi yang melakukan perekrutan khusus. 

3. Melakukan Desain Task

Setelah merencanakan sesi secara mendetail dan melakukan perekrutan participant, tahapan selanjutnya yang perlu dilakukan adalah mendesain tugas. Umumnya, tahapan satu ini dapat dilakukan bersamaan dengan tahapan ]sebelumnya. Sebab, setelah mengetahui jawaban dari beberapa orang, anda bisa langsung merancang tes sembari menunggu jawaban dari yang lainnya. 

4. Menjalankan Sesi Usability Test

Running the session atau menjalankan sesi tes merupakan tahapan berikutnya yang ada pada usability test. Di tahapan ini, sang penguji harus mengikuti sejumlah protokol yang telah ditetapkan dengan para partisipan. Perhatikan pula untuk lebih mengutamakan kenyamanan pengguna pada saat proses pengujian. 

5. Menganalisis Hasil 

Setelah melewati beberapa proses apa itu usability testing, tentunya anda akan mendapatkan beberapa informasi, baik itu mengenai demografis psikografis, hingga feedback dari participant. Pada tahapan ini, tugas dari penguji adalah menganalisa semua informasi yang telah diperoleh. Selain itu, anda juga harus bisa menarik sebuah kesimpulan mengenai pengujian yang telah dilakukan. 

Itulah deretan informasi yang perlu anda ketahui mengenai usability testing. Jika anda ingin memulai sebuah bisnis digital dengan meluncurkan sebuah software baru, ada baiknya jika anda mengetahui tahapan tahapannya. Dengan begitu, anda dapat mengetahui lebih dalam mengenai apa yang dibutuhkan oleh pengguna.